Dosen Unismuh Adakan Kegiatan PKM Risetmu Batch VI Terjun Langsung di Masyarakat Adat Kajang

BULUKUMBA, BeritaOnline.com — Dosen Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Makassar adakan kegiatan PKM Risetmu Batch VI, tentang pengabdian sosialisasi dan implementasi di Desa Ammatoa, Kecamatan Kajang, Bulukumba.

Pengabdian yang mengangkat tema Peran Sosial Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Pembangunan Desa Berbasis Lokalitas Adat di Kabupaten Bulukumba, ini mulai sejak 25-29/Januari/2023 dan berlangsung sukses mendapat support dari pihak universitas maupun penduduk desa setempat yang jadi objek kegiatan.

Menurut Risfaisal salah satu tim dosen yang ikut serta di kegiatan tersebut mengungkapkan riset ini adalah upaya kampus dalam rangka ingin memberdayakan masyarakat lokal khususnya masyarakat adat Kajang yang ada di Bulukumba. Menurutnya keberhasilan suatu pembangunan desa akan terwujud bila seluruh komponen dan stakeholder bekerja sama satu sama lain.

“Masyarakat adat yang ada di pedalaman sana khususnya masyarakat adat Kajang kurang aktif dalam pembinaan lembaga kemasyarakatan sehingga fungsi lembaga sebagai mitra pemerintah desa tidak berjalan sebagaimana mestinya, maka darinya kami dari pihak kampus yakni para dosen ingin berada di tengah masyarakat bukan hanya memberikan transformasi ilmu pengetahuan di dalam kelas, tetapi berada juga di lapangan berupaya menghidupkan peran lembaga lokal adat” tuturnya saat di temui BeritaOnline.com, Jumat 3/02/2023.

Tim dosen yang terjun langsung di lapangan terdiri dari 3 tenaga pendidik yang diketuai oleh Muhammad Nawir dan anggota Fatimah Azis, Risfaisal.

Muhammad Nawir juga mengatakan kalau banyak program yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan desa yang berbasis lokalitas adat selama ada yang mengarahkan dan membimbing.

Kegiatan ini juga terlaksana berkat adanya hibah dari Lembaga Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang memberikan hibah Risetmu Batch VI tahun 2022.

Muhammad Nawir juga berharap tahap dua yang akan dilaksanakan di bulan Februari juga akan berlangsung sama seperti yang tahap awal.

Pos terkait