Search

Mengenal Kota Bandung Dari Alamnya

Mengenal Kota Bandung Dari Alamnya
Share this :

Kota Bandung merupakan salah satu kota yang terdapat di provinsi Jawa Barat Negara Indonesia. Kota Bandung sendiri terbagi ke dalam beberapa wilayah dan bagian, seperti, diantaranya : kawasan wilayah bagian daerah Bandung Utara, kawasan wilayah bagian daerah Bandung Tengah, kawasan wilayah bagian daerah Bandung Timur, dan kawasan wilayah bagian daerah Bandung Barat. Kota Bandung sendiri secara geografis dengan lokasi kota yang dikelilingi oleh pegunungan. Di kota inilah banyak sekali tempat-tempat wisata khususnya wisata di alam pegunungan. Secara geografis Kota Bandung dikelilingi oleh banyak pegunungan-pegunungan, sehingga bentuk morfologi dari wilayahnya bagaikan sebuah mangkok yang besar atau mangkok raksasa, secara geografis kota Bandung ini yang terletak di tengah-tengah provinsi Jawa Barat, serta berada pada ketinggian ±768 meter di atas permukaan laut, dengan titik paling tertinggi di berada di sebelah bagian utara dengan ketinggian 1.050 meter dari atas permukaan laut dan sebelah selatan merupakan kawasan paling rendah yang ketinggiannya hanya 675 meter dari atas permukaan laut.

Bandung memiliki dan dialiri oleh dua sungai utama, yaitu Sungai Cikapundung serta Sungai Citarum beserta dengan anak-anak sungai-nya yang secara umum mengalir ke arah selatan dan kemudian aliran sungai-sungai di kota Bandung akan bertemu di satu titik, yaitu Sungai Citarum. Dengan keadaan dan kondisi yang demikian, kota Bandung bagian selatan sangat rentan terhadap permasalahan banjir terutama yang biasa terjadi pada musim hujan.

Keadaan geologis serta tanah yang berada di kota Bandung dan sekitarnya terbentuk pada zaman dahulu kala, yaitu pada zaman kwartier. Selain itu, lapisan tanah di kota Bandung mempunyai lapisan tanah alluvial yang merupakan hasil letusan dari Gunung Tangkuban Parahu. Oleh karena itu, jenis material di bagian utara kota Bandung umumnya merupakan jenis andosol dan begitu juga pada kawasan kota Bandung di bagian tengah dan kota Bandung bagian barat, sedangkan kawasan kota Bandung di bagian selatan serta kota Bandung di bagian timur terdiri atas sebaran jenis alluvial yang berwarna kelabu dengan bahan-bahan material endapan berupa tanah liat. Sementara itu iklim dan cuaca kota Bandung dipengaruhi oleh iklim pegunungan yang lembab dan sejuk. Oleh karena itu, kota Bandung memilikii suhu rata-rata 23.5 °C, curah hujan rata-rata kota Bandung 200.4 mm dan jumlah hari hujan rata-rata kota Bandung sebanyak 21.3 hari per bulan.

Kota Bandung sekarang ini merupakan salah satu kota metropolitan terbesar di Provinsi Jawa Barat, sekaligus menjadi ibu kota provinsi Jawa Barat. Kota Bandung ini terletak 140 kilometer sebelah tenggara kota Jakarta dan merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah kota Jakarta dan kota Surabaya menurut banyaknya jumlah penduduk. Selain itu, Kota Bandung juga merupakan kota paling terbesar di wilayah Pulau Jawa di bagian sebelah selatan. Sedangkan wilayah dari kota Bandung Raya (Wilayah Metropolitan Bandung) merupakan termasuk ke dalam metropolitan terbesar ketiga di Negara Indonesia setelah kota-kota yang berada di wilayah Jabodetabek dan kota-kota yang berada di wilayah Gerbangkertosusila.

Kota kembang merupakan nama lain atau sebutan lain untuk kota Bandung. Hal ini dikarenakan pada zaman dulu kota Bandung ini dinilai sangat cantik dengan ada banyaknya pohon-pohon serta bunga-bunga yang tumbuh di kota Bandung. Selain itu, kota Bandung dulu juga disebut dengan Parijs van Java karena keindahannya kota Bandung. Selain itu, sekarang ini kota Bandung juga dikenal sebagai kota belanja, dengan jumlah mall dan factory outlet yang banyak sekali tersebar di kota Bandung ini, dan saat ini secara berangsur-angsur kota Bandung juga menjadi salah satu kota wisata kuliner. Dan pada tahun 2007, British Council menjadikan kota Bandung sebagai salah satu pilot project kota paling kreatif se-Asia Timur. Sekarang ini kota Bandung sudah menjadi salah satu kota tujuan utama wisata serta pendidikan. Ada dua tempat wisata yang paling terkenal di Bandung dan merupakan icon kota Bandung.

Yang pertama yaitu tempat wisata Tangkuban Parahu atau biasa disebut juga dengan Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung yang terletak di kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Lokasi gunung tangkuban perahu berada sekitar 20 kilo meter ke arah sebelah utara Kota Bandung. Keindahan alam pun bisa kita nikmati selama di dalam perjalanan dengan banyaknya rimbun pohon pinus dan hamparan hijau kebun teh di wilayah sekitarnya. Gunung Tangkuban Perahu memiliki tinggi setinggi 2.084 meter. Bentuk Gunung Tangkuban Perahu ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari sebelah timur ke sebelah barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan Gunung Tangkuban Perahu adalah lava dan sulfur, dan mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, sedangkan mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak sedang aktif adalah uap belerang. Suhu rata-rata hariannya Gunung Tangkuban Perahu adalah 17 derajat Celcius pada siang hari dan 2 derajat Celcius pada malam hari.

Gunung Takuban Prahu
Gunung Takuban Prahu

Yang kedua yaitu tempat wisata Kawah Putih adalah  salah satu tempat wisata yang termasuk di dalam wilayah kota Bandung, provinsi Jawa Barat yang terletak di bagian sebelah selatan kota Bandung atau lebih tepatnya berada di kawasan Ciwidey. Kawah putih berbentuk sebuah danau yang merupakan hasil dari letusan Gunung Patuha. Tanah di sekitar danau kawah putih yang bercampur dengan belerang. Di sekitar kawah ini berwarna putih. Dan warna air yang berada di kawah putih ini berwarna putih kehijauan. Keunikan dari kawah putih ini adalah airnya yang terkadang berubah warna. Kawah ini berada pada ketinggian +2090 meter di atas permukaan laut, dan berada dibawah puncak atau titik tertinggi dari Gunung Patuha.

Kawah Putih Bandung
Kawah Putih Bandung

Letusan hebat yang terjadi oleh Gunung Patuha pada abad ke 10 yang telah membuat banyak orang beranggapan bahwa lokasi kawah putih ini adalah termasuk ke dalam kawasan angker karena setiap burung yang sedang terbang melewati kawasan kawah putih tersebut akan secara tiba-tiba mati. Oleh karena itu, karena adanya kepercayaan tersebut, tidak ada seorang pun yang berani mendekati kawasan kawah putih ini sampai pada akhirnya pada tahun 1837 ada seorang ahli yang bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn yang memutuskan untuk pergi menuju ke puncak Gunung Patuha demi penelitian dan ilmu pengetahuan. Dr. Franz Wilhelm Junghuhn yang telah berhasil mencapai puncak dari Gunung Patuha. Dan dari sana Dr. Franz Wilhelm Junghuhn melihat ada sebuah danau yang berwarna putih dengan kandungan bau belerang yang sangat menyegat. Sejak saat itu, keberadaan Kawah Putih ini menjadi terkenal dan akhirnya pada tahun 1987 pemerintah mulai mengembangkan lokasi Kawah Putih sebagai tempat wisata. Untuk menuju ke lokasi kawah putih ini para pengunjung bisa menggunakan rute jalur perjalanan sebagai berikut: Pengunjung yang masuk dari luar kota Bandung yang menggunnakan kendaraan roda empat atau mobil dapat melewati jalur pintu jalan tol Keluar Tol Kopo, melewati kopo sayati dan dilanjutkan ke kabupaten Soreang, dari kabupaten soreang dilanjukan ke Ciwidey kemudian barulah sampai di lokasi kawah putih.

Facebook Comments
Share this :

Related posts

Leave a Comment

Translate »