Search

Cermati Beberapa Hal Ini Agar Tak Menjadi Korban Kejahatan Social Media

Cermati Beberapa Hal Ini Agar Tak Menjadi Korban Kejahatan Social Media
Share this :




Perkembangan social media di dunia dan khususnya di Indonesia terasa sangat cepat dan dapat mengakibatkan hal-hal negatif seperti kejahatan social media. Hal ini tak dapat dipisahkan dari jumlah pengguna akses internet yang terus meningkat, kemudahan akses internet itu sendiri dan juga kemajuan teknologi. Fakta yang cukup menarik yaitu berdasarkan data dari Global Web Index, hampir keseluruhan ragam social media dimiliki oleh pengguna akses internet di tanah air dan tak terkecuali pula pada remaja yang baru berusia 13 tahun sampai dengan 15 tahun. Penggunaan social media ini dapat diibaratkan seperti sebuah pisau bermata dua. Dapat menguntungkan dengan ketersediaan beragam informasi yang menarik dan juga sebaliknya dapat mendatangkan kerugian baik bagi diri sendiri maupun pada orang lain.

Kadangkala pengguna akses internet dengan rentang usia tersebut terlalu blak-blakan dan apa adanya dalam memberi informasi tentang diri sendiri. Mereka masih cukup polos dan belum mengetahui tentang aturan pergaulan dalam ranah social media. Oleh karena itu cukup banyak ditemui akhir-akhir ini tentang kasus yang berawal dari social media, dimulai dari kasus penghinaan, pencemaran nama baik, penculikan, pencabulan dan perkosaan bahkan dapat berujung hingga kasus pembunuhan. Nah karena itu kehidupan di social media memang hampir sama dengan kehidupan dunia nyata, tak terlalu berbeda dan harus tetap hati-hati pada semua orang menjadi intinya.

Seperti dikutip dari buku 17 Rumus Keren Berinternet, terdapat beberapa hal mendasar dan perlu dicermati ketika bergaul di social media, diantaranya:

  • Pasang profil diri Anda secukupnya

Memasang informasi profil diri Anda secukupnya saja, tak perlu terlalu lengkap seperti alamat rumah atau sekolah, nomor telepon, dan lain sebagainya. Karena hal tersebut beresiko digunakan oleh orang yang tak bertanggung jawab dan tak berniat baik.

  • Hati-hati ketika bertemu secara face to face

Alangkah baiknya Anda tetap hati-hati saat akan melakukan pertemuan offline dengan seseorang yang baru saja dikenal melalui internet demi mencegah resiko kejahatan social media. Jika memang mesti bertemu, ajaklah beberapa anggota keluarga atau teman yang dirasa lebih dewasa untuk sekedar menemani dan juga lakukan pertemuan pada tempat umum yang ramai.

    |Baca juga : Cara Menghemat Listrik untuk Masa Depan yang Lebih Baik

  • Gunakan foto profil yang pantas

Cermati juga foto-foto yang diunggah dan dipasang pada profil Anda. Jangan memasang foto yang kurang pantas, sebab hal ini mempunyai potensi untuk menjadi penyalahgunaan oleh orang yang tak bertanggungjawab hingga memiliki akibat yang merugikan bagi diri sendiri.

  • Lebih selektif dalam menerima pertemanan

Contohnya pada social media yang sangat populer yaitu Facebook, saat akan memutuskan penerimaan teman atau friend request maupun mengajak pertemanan atau add as a friend, lebih baik amati mutual friend dari orang yang mengajak berteman. Makin banyak teman yang kenal dengannya pasti akan relatif aman untuk berkenalan dengan orang itu.

  • Sebelum membuat dan posting sebuah status, pikirkan kembali dengan baik

Apa yang tertulis dan tercantum dalam situs social media milik Anda akan dapat dibaca oleh banyak orang dan juga tersebar secara luas. Akibatnya bisa memberikan kerugian pada diri sendiri atau bisa juga pada pihak lain dan sangat berpeluang berlanjut dengan penyelesaian tuntutan hukum. Jadi pikirkan kembali dengan baik sebelum posting.

Itu tadi beberapa hal yang perlu dicermati agar tak menjadi korban kejahatan social media, semoga dapat bermanfaat bagi Anda di dalam kehidupan di dunia nyata maupun dunia maya.

Facebook Comments
Share this :

Related posts

Leave a Comment

Translate »