Search

Wow Jenius ! Anak Usia 14 Tahun ini Sudah Menjadi Mahasiswa

Wow Jenius ! Anak Usia 14 Tahun ini Sudah Menjadi Mahasiswa
Share this :

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNM PTN) sebagai salah satu jalur masuk di Universitas Airlangga Surabaya usai dilaksanakan. Sebanyak 2.098 calon mahasiswa baru diterima pada jalur ini.

Dari 2.098 calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SNM PTN, setidaknya terdapat dua calon mahasiswa yang terbilang unik karena masih berusia 14 dan 15 tahun. Keduanya ialah Syarifah Salsabila (14 tahun) yang diterima pada program studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), dan Rania Tasya Ifadha (15 tahun) yang diterima pada program studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR.

Syarifah merupakan lulusan Madrasah Aliyah Unggulan Amanatul Ummah Surabaya, lahir pada 30 Juli 2001. Sedangkan Rania adalah lulusan dari SMAN 3 Semarang yang lahir pada 17 Februari 2001. Keduanya terhitung sebagai calon mahasiswa termuda UNAIR dari jalur SNMPTN tahun 2016 ini.

Universitas Airlangga
sumber gambar dari twitter vokasi unair

“Keduanya lulus SMA dalam usia 14 dan 15 tahun. Ini pasti anak yang cemerlang secara akademik,” kata Prof. Dr. H. Mohammad Nasih, MT., SE., Ak, CMA, Rektor UNAIR, dalam keterangan pers yang diterima suarasurabaya.net.

Sementara itu, selain dua mahasiswa ini ada 8 calon mahasiswa lain yang juga diterima pada jalur serupa dan masih berusia 16 tahun. Ke-8 calon mahasiswa tersebut diterima pada Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH).

Pada jalur SNM PTN ini, sebagian besar calon mahasiswa merupakan warga Surabaya. Dari total calon mahasiswa yang diterima, sejumlah 37 persen atau setara 782 calon mahasiswa berasal dari SMA di wilayah Surabaya. Jumlah sisanya berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur, maupun berbagai kota di Indonesia.

Nasih mengatakan, bahwa prosentase siswa dari Madrasah Aliyah (MA) yang diterima juga lebih banyak jika dibanding siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). “Prosentase siswa dari MA lebih tinggi dari pada SMK. Sejumlah 113 peserta yang lolos SNM PTN di UNAIR merupakan siswa dari MA. Menurut saya itu luar biasa. Diantara mereka saya yakin ada yang hafidz quran,” ujar Nasih.

Tahun ini, melalui jalur SNM PTN, Pendidikan Dokter FK menduduki peringkat pertama sebagai prodi yang paling banyak diminati. Dari 1895 pendaftar, ada 1312 peserta yang menempatkan Pendidikan Dokter sebagai pilihan pertama. Dari keseluruhan jumlah tersebut, FK hanya mengambil 75 calon mahasiswa. Selanjutnya, prodi Manajemen FEB menjadi pilihan terbanyak kedua, dan disusul prodi Akuntansi menempati peminat terbanyak ketiga.

Sejumlah 2098 calon mahasiswa tersebut belum tercatat sebagai mahasiswa UNAIR sebelum mereka melakukan pendaftaran ulang pada 31 Mei nanti. Waktu pendaftaran ulang akan bersamaan dengan seleksi jalur SBM PTN, sehingga calon mahasiswa yang bersangkutan harus memilih antara melakukan daftar ulang, atau mengikuti seleksi SBM PTN.

“Jika tanggal 31 Mei nanti mereka tidak datang, atau mereka ikut tes lain, mereka akan gugur. Dan itu akan mempengaruhi persepsi kita terhadap sekolah yang bersangkutan,” ujar Nasih.

Tahun ini, UNAIR menerima 40 persen untuk jalur SNMPTN, 30 untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan 30 persen untuk jalur Mandiri.

Sumber : http://kelanakota.suarasurabaya.net

Facebook Comments
Share this :

Related posts

Leave a Comment

Translate »