Search

Penjelasan Perang Saudara Suriah ( Bagian 2 )

Penjelasan Perang Saudara Suriah ( Bagian 2 )
Share this :

Keterlibatan asing

Dukungan asing dan intervensi terbuka telah memainkan peran besar dalam perang sipil Suriah. Koalisi internasional yang dipimpin oleh Amerika Serikat telah membom sasaran – sasaran dari Negara Islam Irak dan Levant ( ISIL, juga dikenal sebagai ISIS ) kelompok sejak 2014.

Pada bulan September 2015, Rusia meluncurkan kampanye pengeboman terhadap apa yang disebut sebagai “kelompok teroris” di Suriah, termasuk ISIL serta kelompok pemberontak yang didukung oleh negara – negara barat.

Rusia juga telah mengerahkan penasihat militer untuk menopang pertahanan Assad. Beberapa negara Arab, bersama Turki, telah memberikan senjata dan material kepada kelompok – kelompok pemberontak di Suriah.

Sebuah Rusia Mi-28 patroli helikopter daerah sekitar Hmeymim pangkalan udara di provinsi Latakia, Suriah [Sergei Chirikov / EPA]
Sebuah Rusia Mi-28 patroli helikopter daerah sekitar Hmeymim pangkalan udara di provinsi Latakia, Suriah [Sergei Chirikov / EPA]

Sementara itu, Israel telah mendukung pejuang oposisi yang berbasis di garis gencatan senjata, membagi Golan Height antara wilayah Israel dan Suriah yang telah dikuasai.

Banyak dai mereka yang berperang datang dari luar Suriah. Jajaran ISIL termasuk jumlah yang paling besar dari pejuang yang ada diseluruh dunia. Anggota Lebanon Hizbullah berjuang di sisi Assad, seperti pejuang Iran dan Afghanistan.

Meskipun AS telah menyatakan oposisinya terhadap pemerintah Assad, mereka tidak ragu – ragu untuk melibatkan diri dalam konflik, bahkan setelah pemerintahan Assad diduga menggunakan senjata kimia pada tahun 2013, dimana Presiden AS Barrack Obama sebelumnya telah disebut sebagai “garis merah” yang akan mendorong itervensi.

Pada bulan Oktober 2015, AS membatalkan program yang kontroversial untuk melatih pemberontak Suriah, setelah terungkap bahwa mereka menghabiskan $ 500 juta tapi hanya dilatih 60 pejuang.

Sumber : Al-Jazeera

Facebook Comments
Share this :

Related posts

Leave a Comment

Translate »