Publik Geram: Kurang Transparan Kelolah Dana BOS Serta Dugaan Setoran Misterius di SMPN 6 Barru, Kepala Sekolah Bungkam

Foto Kolase SMPN 6 Dan SMPN Barru

Barru, Berita-Online.com – Upaya konfirmasi yang dilakukan jurnalis Berita-Online.com kepada dua kepala sekolah di Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), tidak membuahkan hasil.

Pertanyaan yang dilayangkan melalui sambungan seluler pada Sabtu (29/11/2025) kepada Kepala SMPN 6 Barru, Sudarmi, dan Kepala SMPN 7 Barru, Nuraeni, tidak mendapatkan tanggapan hingga berita ini dipublikasikan.

Bungkamnya kedua kepala sekolah tersebut menimbulkan dugaan adanya ketertutupan terkait transparansi penggunaan dana BOS di sekolah masing-masing. Dugaan itu disampaikan oleh salah satu perwakilan lembaga kontrol sosial LSM Perak Indonesia.

Menurut sumber tersebut, terdapat indikasi kurangnya keterbukaan informasi publik di SMPN 6 barru dan SMPN 7 barru. Salah satu bentuk minimnya transparansi, kata dia, terlihat dari ketiadaan papan informasi anggaran yang terbaru di kedua sekolah.

“Pihak SMPN 7 barru menyebutkan bahwa papan informasi tidak tersedia karena tidak ada perintah dari atasan. Sementara di SMPN 6 barru, pihak sekolah tidak dapat memperlihatkan papan informasi tersebut,” ujarnya.

Selain itu, salah satu orang tua siswa di SMPN 6 Barru juga mengaku bahwa terdapat setoran harian sebesar Rp1.000 per siswa yang disebut sebagai “tabungan kas sekolah”. Menurut pengakuannya, setoran itu diserahkan kepada bendahara sekolah. Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak sekolah terkait tujuan dan mekanisme setoran tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Sudarmi maupun Nuraeni belum memberikan klarifikasi ataupun tanggapan atas berbagai pertanyaan dan dugaan yang berkembang.

Publik pun berharap pihak terkait termasuk dinas pendidikan dan instansi pengawas dapat menindaklanjuti dan memastikan pengelolaan dana BOS di seluruh sekolah berjalan transparan dan sesuai ketentuan.

Pos terkait