Diduga 17 Anggota Satlinmas Kecamatan Tallo Dipecat Sepihak Karena Dendam Politik

  • Whatsapp

Makassar, Berita-online.com — Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan telah usai dan telah melakukan tugasnya selaku Wali Kota Makassar, Namun sampai saat ini masih menyisahkan dendam politik.

Tragisnya dendam politik tersebut telah mengarah kepada perbuatan yang dapat merugikan masyarakat. Celakanya karena dendam politik tersebut tersimpan didada oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mana dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, PNS harus berpegang teguh pada asas-asas penyelenggaraan negara.

Dendam politik oleh oknum pelayan masyarakat, justru merupakan politik oleh PNS yang mana seorang PNS dilarang berpolitik. Tetapi dengan adanya dendam politik tersebut, justru menjadi bukti bahwa oknum PNS tersebut juga ikut berpolitik dukung mendukung dalam pilkada, tetapi karena berbeda pilihan dengan masyarakatnya, maka dendam tersebut disimpan hingga berakhirnya pilkada hingga saat ini.

Sejumlah anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kecamatan Tallo Kota Makassar, merasa resah dan terganggu hingga merasa tidak nyaman dalam menjalankan tugasnya dengan adanya pergeseran/pemecatan terhadap 17 anggota Linmas.

Pergantian tersebut, menurut para Linmas tidak lagi berdasar kepada aturan Permendagri karena sudah mengarah kearah politik demi kepentingan Pribadi.

Bahkan kabar tersebut sudah berhembus kencang dan telah diketahui oleh orang banyak di lingkup Kecamatan Tallo hingga sampai ketelinga para anggota Linmas.

Tak hanya resah, tetapi telah mempengaruhi psikologis anggota Linmas tersebut hingga berdampak tidak ada kenyamanan dalam melaksanakan tugasnnya seperti biasanya yang diakibatkan oleh pergantian secara sepihak.

Mirisnya, dendam politik tersebut betul-betul terjadi dengan adanya penerbitan SK baru yang ditandatangani oleh Kasatpol PP Imam Hud saat menjabat sebagai Kasatpol PP pada pertanggal 3 Mei 2021.

Namun anehnya, SK tersebut baru dimunculkan pada tanggal 5 Agustus 2021, itupun setelah Kasatpol PP Imam Hud diangkat sebagai Kepala Dinas Perhubungan kota Makassar.

Pada Selasa malam (10/8/2021), 17 orang mantan Satlinmas Kecamatan Tallo mendatangi kantor DPP Aliansi Media Jurnalis Independen Republik Indoenesia (AMJI-RI) di Daya, Makassar, dan diterima langsung oleh Humas dan Sekretaris organisasi.

“Kami datang kesini [kantor AMJI-RI] guna menyampaikan keterangan pers atas kekecewaan kami terhadap pemecatan sepihak, yang kami anggap tidak sesuai dengan peraturan permendagri,” kata sejumlah mantan Satlinmas.

Ditempat yang sama, Kabid Humas AMJI-RI, Faisal menyampaikan terima kasih atas kedatangan sejumlah mantan anggota Satlinmas Tallo.

“Hal ini menjadi atensi kami yang sudah memberikan keterangan pers, dimana sejumlah mantan anggota Satlinmas sudah dipecat sepihak yang dilakukan oleh Pemkot Makassar,” kata Faisal.
(*/RED)

  • Whatsapp

Pos terkait