oleh

Diduga Ada Upaya Markup, Dua Lembaga Anti Korupsi Soroti Pembangunan di Tiga Desa Di Kecamatan Labbakkang Pangkep

BERITA-ONLINE.COM, PANGKEP – Dua Lembaga Swadaya Masyarakat Menyoroti sejumlah kegiatan dan Pembangunan di tiga Desa Yang ada di Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Sulsel. Ketiga Desa Yang di sorot adalah Desa Batara, Desa Taraweang dan Desa Bara Batu.

Hal tersebut di Ungkapkan Oleh Koordinator Monitoring dan Investigasi LSM Perak Sulsel, Hendra Jaya SH, Minggu (18/4/2021) sore.

Menurut Hendra Jaya, Pihaknya mengendus adanya upaya markup anggaran dari berbagai jenis kegiatan dan pembangunan pada tahun 2018 hingga 2020. Akibatnya, Mutu dan spesifikasi diduga tidak sesuai yang ada dalam Rencana Anggarab Belanja (RAB).

” Kami duga ada upaya Markup anggaran, sehingga diduga kuat tidak sesuai mutu dan spesifikasi yang ditentukan dalam RAB,” Ujar Hendra Jaya, Minggu (18/4/2021) sore.

Lanjut Hendra Jaya, Pihaknya akan membuat laporan resmi dalam waktu dekat ini kepihak terkait untuk di tindak lanjuti,” Tegasnya

Sementara Ditempat Yang sama, Koordinator Monitoring dan Investigasi LAK-HAM INDONESIA, Jumardin SH mengatakan,  Ada beberapa jenis kegiatan Fisik di Desa Bara Batu yang disorotinya, Diantaranya, Pembangunan Irigasi Bulu Sipong anggaran 173 Juta, Pembangunan Irigasi Kp Lakoroi anggaran 322 Juta, Pembangunan Perintisan Jalan anggaran 104 Juta, Pembangunan Lampu Jalan LED anggaran 145 Juta, dan Pengadaan Bak Air anggaran 388 Juta.

Lanjut Jumardin, untuk Desa Taraweang, yang disorot adalah, Pengadaan Lampu Jalan LED Tenaga Surya anggaran 145 Juta, Pembangunan Depot Air anggaran 88 Juta, Pembangunan Irigasi Kp Mattoanging anggaran 77 Juta, Pembangunan Drainase Kp Batu-Batu anggaran 105 Juta, Pengadaan Hydrank 1.200 Liter anggaran 210 Juta, Pengadaan Hand Traktor anggaran 189 Juta, Pengadaan mck anggaran 50 Juta dan Pengerasan Jalan Kp Cangkoe anggaran 46 Juta.

Jumardin Menambahkan, untuk desa Batara yang disorot adalah, pembangunan Lampu Jalan LED anggaran 290 Juta, Pembangunan Drainase Lappuangnge anggaran 281 Juta, Pembangunan Drainase Tamanroja Dalam anggaran 102 Juta, Pembangunan Jembatan Beton Balang Jati anggaran 49 Juta, Pembangunan Jalan Beton Wiring Saloe anggaran 77 Juta dan Pengadaan Handtraktor anggaran 78 Juta.

Hingga berita ini diturunkan, Belum ada pernyataan resmi dari kepala Desa Batara, kepala Desa Taraweang dan kepala Desa Bara Batu. Namun wartawan terus berupaya Melakukan Klarifikasi untuk pemberitaan Selanjutnya.

Sementara Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo SIK,  Kepada wartawan mengatakan, Pihaknya mempersilahkan kepada Seluruh Masyarakat maupun Lembaga Untuk melaporkan dugaan-dugaan penyalahgunaan anggaran.

” Jika memang ada dugaan, dan bukti-bukti yang kuat, kami persilahkan masyarakat ataupun lembaga untuk melaporkannya, namun semua prosesnya sesuai dengan prosedur yang berlaku,” Ujar Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo SIK

” Silahkan Laporkan jika memang Ada bukti Awal,” Tutupnya

Laporan : SUFRI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA