oleh

Penemuan Mayat Yang Gegerkan Warga Desa Taccipong Amali Bone Terungkap, Korban Dibunuh Adik Iparnya Sendiri

BERITA-ONLINE.COM, BONE – Kasus penemuan mayat Seorang lelaki yang sempat menggegerkan Warga dusun Mancenge, Desa Taccipong, Kec.Amali, Kab,Bone, Sulsel, Rabu (17/2/2021) siang kemarin, Kini sudah terjawab.

Korban Yang diketahui bernama Maddaremmang Bin Daeng Mappuji (60), Warga dusun Uttang mata, Desa Taccipong, Kec.Amali, Kab.Bone, ditemukan tewas  dikebun miliknya diduga Sebagai Korban Pembunuhan.

Dengan Serangkaian Penyelidikan Guna Untuk mengetahui Pelaku Pembunuhan, Polisi melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara Dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.

Kapolsek Amali Polres Bone, Iptu H.Ansar Yusuf S.Pd, kepada wartawan mengatakan, Pelaku Pembunuhan Sudah di Amankan Pihak Kepolisian.

” Pelakunya sudah kita amankan Tadi Malam, Pelaku merupakan Adik Kandung Istri Korban, ” Ujar Kapolsek Amali Polres Bone, Iptu H.Ansar Yusuf S.Pd, Kamis (18/2/2021) siang.

Iptu H.Ansar Yusuf S.Pd Menjelaskan, Adapun Motif Pelaku Hingga Nekat membunuh Iparnya sendiri karena diduga adanya kesalahpahaman.

“Kebun Pelaku dan Korban Berseblahan, Saat Pelaku Pergi dikebunnya bermaksud mengambil buah Kelapa yang sebelumnya berhasil dikumpulkan, Pelaku tidak menemukan buah kelapa yang di maksud, sehingga pelaku menanyakan kepada korban Yang saat itu korban Juga sedang berada dikebunnya sendiri,” Jelas Kapolsek Amali

Lanjut Kapolsek Amalie,” Saat Pelaku bertanya kepada korban terkait buah kelapa yang hilang, Korban merasa tersinggung hingga mencoba menebas Pelaku Menggunakan Senjata Tajam Jenis Clurit, Namun pelaku menghindar dan membela diri, hingga pelaku membalasnya dengan mengayungkan senjata tajam jenis parang milik pelaku ketubuh korban Hingga Korban Terkapar tidak berdaya.” Lanjutnya

Akibatnya, Korban mengalami luka tebasan pada bagian leher, punggung belakang, luka terbuka pada bagian kepala atas dan luka pada bahu kanan dan mengakibatkan korban meninggal dunia ditempat kejadian perkara.

Dihadapan Petugas, Pelaku yang diketahui berinisial HS (61), Mengakui segala perbuatannya yang mana telah menganiaya korban menggunakan senjata tajam jenis parang miliknya saat  beranjak dikebunnya.

Berdasarkan informasi yang di peroleh wartawan, Pelaku dan korban sebelumnya diketahui sering mengalami cekcok karena persoalan Harta Warisan.

” Pelaku dan korban memang sering cekcok Karena persoalan harta warisan,” Ujar Salah satu sumber yang tak ingin disebutkan Namanya.

Untuk kepentingan Hukum Lebih Lanjut, Kini Pelaku bersama barang buktinya  diamankan pihak kepolisian Sektor Amali, selanjutnya Untuk menghindari Hal-Hal Yang tidak di inginkan, Pelaku langsung dikirim dan diamankan di ruang Tahanan Polres Bone.

Laporan: SUFRI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA