Home / Muna Barat

Sabtu, 6 Februari 2021 - 09:58 WIB

Ini Nama Perusahaan Yang Dinominasi Menangkan Lelang Proyek PUPR Mubar TA 2020

Foto Ilustrasi Lelang Proyek

Foto Ilustrasi Lelang Proyek

BERITA-ONLINE.COM, MUBAR – Untuk Percepatan Pembangunan, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi-Tenggara (Sultra), Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR) Mubar, Mengadakan Sejumlah Lelang Proyek Yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2020.

Dikutip Dari Laman LPSE MUNA BARAT , Sejumlah Proyek Yang di lelang PUPR Pada Tahun 2020 Lalu Diantaranya :

  1. Lanjutan Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Katangana I, dengan anggaran Rp. 1.290.248.837 yang dimenangkan oleh CV. EMBUN MADINAH alamat Jl. Diponegoro, Desa Wapae, Kec. Tiworo Tengah – Muna Barat.
  2. Normalisasi Kanal Bumi Praja Laworo, dengan anggaran Rp. 1.487.195.435 yang dimenangkan oleh CV. LAWA RAYA dengan alamat Jln. Pendidikan, No. 135, Kel. Wamelai, Kec. Lawa Kab. Muna Barat
  3. Pembangunan Tanggul Penahan Gelombang Desa Santiri dengan anggaran Rp. 754.664.057 yang dimenangkan oleh CV. EMBUN MADINAH dengan alamat Jl. Diponegoro, Desa Wapae, Kec. Tiworo Tengah – Muna Barat
  4. Lanjutan Normalisasi Sungai Wadahu, dengan anggaran Rp. 664.365.559 yang dimenangkan oleh CV. ASTRINA BANGKIT dengan alamat JL. JAMBU MENTE Kel. Wamponiki Kec. Katobu – Muna
  5. Lanjutan Peningkatan Jalan Lapolea – Bungkolo (SMAN 1 Barangka) dengan anggaran Rp. 717.651.706 yang dimenangkan oleh CV. DIJA, dengan alamat JL. DR SUTOMO NO.1 – Muna
  6. Pembangunan Jalan Lasama – Walega-Lega dengan anggaran Rp. 445.089.350 yang dimenangkan oleh CV Sinar Las dengan alamat JLN LAINO PANTAI KEC.BATAL LAIWORU – Muna
  7. Pembangunan Jalan Bumi Praja Laworo Poros B, dengan anggaran Rp. 992.783.179 yang dimenangkan oleh CV GHANIYYU QOOTAHU MANDIRI dengan alamat Desa Kusambi – Kecamatan Kusambi – Muna Barat
  8. Peningkatan Jalan Akses Perkuburan Desa Katobu, dengan anggaran Rp. 794.615.214 yang dimenangkan oleh CV GHANIYYU QOOTAHU MANDIRI Desa Kusambi – Kecamatan Kusambi – Muna Barat
  9. Pembangunan Drainase Jalan Desa Guali, dengan anggaran Rp. 396.419.860 yang dimenangkan oleh ADHID JOMPHY dengan alamat JL Ir H. JUANDA. No. 15 – Muna
  10. Peningkatan Jalan Lapokainse – Bakeramba, dengan anggaran Rp. 347.150.680 yang dimenangkan oleh ADHID JOMPHY dengan alamat JL Ir H. JUANDA. No. 15 – Muna
  11. Peningkatan Jalan Lingkungan Kel. Konawe – Lalege, dengan anggaran Rp. 429.073.253 yang dimenangkan oleh CV. DIRSYAF MAS dengan alamat Jl. Jend. Sudirman No. 57 Raha – Muna
  12. Lanjutan Peningkatan Jalan Soekarno – Hatta (SP1), dengan anggaran Rp. 522.777.815, namun tidak diketahui siapa pemenang tendernya.
  13. Pembangunan Talud Desa Pajala (DAK), dengan anggaran Rp. 966.022.500 yang dimenangkan oleh CV GHANIYYU QOOTAHU MANDIRI dengan alamat Desa Kusambi – Kecamatan Kusambi – Muna Barat
  14. Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Lawada Jaya (DAK), dengan anggaran Rp. 4.671.459.360 yang dimenangkan Oleh PT.BERKAH SULTRA ABADI dengan alamat JL.SAO-SAO KOMP.BTN I B NO 04 KEL.BENDE KEC. KADIA – Kendari
  15. Pembangunan Drainase Desa Wapae, dengan anggaran Rp. 704.261.937 yang dimenangkan oleh CV GHANIYYU QOOTAHU MANDIRI dengan alamat Desa Kusambi – Kecamatan Kusambi – Muna Barat
  16. Peningkatan Jalan Desa Kasimpa Jaya, dengan anggaran Rp. 841.479.568 yang dimenangkan oleh ADHID JOMPHY dengan alamat JL Ir H. JUANDA. No. 15 – Muna
  17. Lanjutan Peningkatan Jalan Lapolea – Bungkolo (SMAN 1 Barangka), dengan anggaran Rp. 716.201.086, yang dimenangkan oleh Cv. Ovyx Konstruksi dengan alamat jl.bunga kolosua ll no.10 – Kendari
  18. Lanjutan Normalisasi Sungai Wadahu, dengan anggaran Rp. 298.072.908 yang dimenangkan oleh CV. ASTRINA BANGKIT dengan alamat JL. JAMBU MENTE Kel. Wamponiki Kec. Katobu – Muna
  19. Pembangunan Jembatan Kasakamu I, dengan anggaran Rp. 1.763.700.058 yang dimenangkan oleh MENDAGIRI MUTIA UTAMA dengan alamat JL. MUTIARA RT.006 RW.003 KEL.KASILAMPE – Kendari
  20. Pembangunan Jembatan Wandoke – Wulanga Jaya, dengan anggaran Rp. 2.181.047.692 yang dimenangkan oleh CV. EMBUN MADINAH dengan alamat Jl. Diponegoro, Desa Wapae, Kec. Tiworo Tengah – Muna Barat
  21. Pembangunan Jembatan Waturempe II, dengan anggaran Rp. 1.762.533.210, yang dimenangkan oleh Cv. Ovyx Konstruksi dengan alamat jl.bunga kolosua ll no.10 – Kendari
  22. Pembangunan Jembatan Wakoila II, dengan anggaran Rp. 2.179.851.363 yang dimenangkan oleh CV. EMBUN MADINAH dengan alamat Jl. Diponegoro, Desa Wapae, Kec. Tiworo Tengah – Muna Barat
  23. Pembangunan Jembatan Lemoambo I dengan anggaran Rp. 1.535.252.473 yang dimenangkan oleh CV GHANIYYU QOOTAHU MANDIRI dengan alamat Desa Kusambi – Kecamatan Kusambi – Muna Barat
  24. Pembangunan Jalan Lombu Jaya – Bunga Ros dengan anggaran Rp. 2.989.755.249 yang dimenangkan oleh PT. RAJAWALI LINTAR PERSADA dengan alamat JALAN KANCIL NO. 22, KEL. WATONEA – Muna
  25. Peningkatan Jalan Lingkungan Kelurahan Wamelai, dengan anggaran Rp. 1.291.954.178, yang dimenangkan oleh CV, BANGUN SARANA PERKASA dengan alamat Jln. Sultan Hasanuddin No. 106 Kendari – Kendari
  26. Perencanaan Pembangunan Jembatan, dengan anggaran Rp. 447.700.000, yang dimenangkan oleh CV. FORMULASI KONSULTAN dengan alamat Jln. Bunga Kumala No. 30 Kendari – Kendari
  27. Peningkatan Jalan dan Deker Dusun I dan II Desa Latawe, dengan anggaran Rp. 992.145.409, yang dimenangkan oleh CV. DANU’NAYA PERSADA GROUP dengan BTN BAREBO D2 NO. 24 – Kendari
  28. Peningkatan Jalan Lingkungan Desa Waumere, dengan anggaran Rp. 1.088.406.782, yang dimenangkan oleh CV GHANIYYU QOOTAHU MANDIRI dengan alamat Desa Kusambi – Kecamatan Kusambi – Muna Barat
  29. Pembangunan Drainase Jalan Poros Kelurahan Konawe, dengan anggaran Rp. 743.221.085 yang dimenangkan oleh ZULHIJJAH dengan alamat Desa Lakawoghe RT. 1 RW. 1, Kec. Kusambi – Muna Barat
  30. Peningkatan Jalan Lingkungan Desa Wanseriwu dengan anggaran Rp. 1.189.487.354 yang dimenangkan oleh CV. EMBUN MADINAH dengan alamat  Jl. Diponegoro, Desa Wapae, Kec. Tiworo Tengah – Muna Barat
  31. Peningkatan/Pelebaran Jalan Desa Tanjung Pinang, dengan anggaran Rp. 1.978.571.766 yang dimenangkan oleh CV, BANGUN SARANA PERKASA dengan alamat Jln. Sultan Hasanuddin No. 106 Kendari – Kendari
  32. Peningkatan Jalan Lingkungan Desa Sangia Tiworo, dengan anggaran Rp. 1.985.326.993, yang dimenangkan oleh CV. Danindo Pratama dengan alamat btn latjinta blok D no. 13 kendari – Kendari
  33. Peningkatan Jalan Poros Bakeramba – Guali dengan anggaran Rp. 992.533.032 yang dimenangkan oleh Cv. Ovyx Konstruksi dengan alamat jl.bunga kolosua ll no.10 – Kendari
  34. Lanjutan Peningkatan Jalan Wapae – Mekar Jaya dengan anggaran Rp. 2.478.979.210 yang dimenangkan oleh CV. randy perkasa dengan alamat Jalan Sangke Palangga – Muna
  35. Peningkatan Jalan 3 Lorong Kelurahan Wamelai dengan anggaran Rp. 581.387.050 yang dimenangkan oleh CV, BANGUN SARANA PERKASA dengan alamat Jln. Sultan Hasanuddin No. 106 Kendari
  36. Pembangunan/Peningkatan Jalan Matafoo (Nihi 2 – Lombu Jaya) dengan anggaran Rp. 1.985.887.025 yang dimenangkan oleh CV. FARID PRATAMA dengan alamat Jln. Sukowati Kel. Butung-butung – Muna
  37. Pembangunan Jalan Akses ke Jembatan Titian Desa Bangko dengan anggaran Rp. 1.831.369.863 yang dimenangkan oleh MENDAGIRI MUTIA UTAMA dengan alamat JL. MUTIARA RT.006 RW.003 KEL.KASILAMPE – Kendari
  38. Peningkatan Jalan Wakoila – Lombu Jaya (RSUD) dengan anggaran Rp. 2.671.375.748 yang dimenangkan oleh PT. SEGI TIGA TAMBORA dengan alamat BTN PERMATA ANAWAI KOTA KENDARI
  39. Pembangunan/Peningkatan Jalan Punto – Hondola dengan anggaran Rp. 1.261.225.565 yang dimenangkan oleh CV. DANU’NAYA PERSADA GROUP dengan alamat BTN BAREBO D2 NO. 24 – Kendari
  40. Pembangunan Jalan Mekar Jaya – SP3 dengan anggaran Rp. 868.567.063 yang dimenangkan oleh CV. PILAR WONUA RAYA dengan alamat Jln. Haeba Dalam Lrg. Mawaunga No.7 – Kendari
  41. Pembangunan Jalan Lasama – Walega-Lega dengan anggaran Rp. 445.049.520 yang dimenangkan oleh CV. DANU’NAYA PERSADA GROUP dengan alamat BTN BAREBO D2 NO. 24 – Kendari
  42. Peningkatan Jalan Desa Lalemba dengan anggaran Rp. 994.295.133 yang dimenangkan oleh CV GHANIYYU QOOTAHU MANDIRI dengan alamat Desa Kusambi – Kecamatan Kusambi – Muna Barat
  43. Lanjutan Peningkatan Jalan Sidamangura – Guali dengan anggaran Rp. 4.392.990.934 yang dimenangkan oleh PT. SARANA PERKASA EKALANCAR dengan alamat Jln. Jend. A. Yani No.188 A – Kendari
  44. Peningkatan Jalan Lakilaponto Desa Kasakamu dengan anggaran Rp. 1.488.546.330 yang dimenangkan oleh CV. DIRSYAF MAS dengan alamat Jl. Jend. Sudirman No. 57 Raha – Muna
  45. Lanjutan Peningkatan Jalan Abadi Jaya – Pajala dengan anggaran Rp. 1.786.913.378 yang dimenangkan oleh ZULHIJJAH dengan alamat Desa Lakawoghe RT. 1 RW. 1, Kec. Kusambi – Muna Barat
  46. Peningkatan Jalan Poros Waturempe – Tiworo Jalur II dengan anggaran Rp. 3.118.198.200 yang dimenangkan oleh PT. ANEKASUKSES REKSA GRAHA dengan alamat Jln. Jenderal A. Yani No. 90 Wua-wua – Kendari
  47. Peningkatan Jalan Poros Wuna – Lafinde Jalur II dengan anggaran Rp. 3.118.729.734 yang dimenangkan oleh PT.Maju Tama Mulia dengan alamat Jl. Ahmad Yani Lr BENTENG NO 2 RT/RW 004/002 Anaiwoi Kadia – Kendari

Dari sekian Proyek Yang di Lelang, ada Nama Perusahaan yang memenangkan lelang lebih dari 1 Kali, yakni CV. EMBUN MADINAH, CV ZULHIJJAH, CV GHANIYYU QOOTAHU MANDIRI, CV. DANU’NAYA PERSADA GROUP, Cv. Ovyx Konstruksi , Dan CV ADHID JOMPHY .

Tidak diketahui persis siapa pemilik perusahaan tersebut. Namun saat Wartawan mencoba menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muna Barat, Karimin, Sabtu (6/2/2021) pagi,  Telpon selluler miliknya belum tersambung.

Diberitakan Sebelumnya, Sejumlah Proyek APBD Pemkab Muna Barat (Mubar) Tahun Anggaran 2020, Dinilai Boros Anggaran Dan Tidak Memiliki Asas Manfaat.

Hal Tersebut di Ungkapkan Oleh Jumardin SH Selaku Koordinator Tim Monitoring dan Investigasi LAK-HAM INDONESIA.

Menurut Jumardin SH, Berdasarkan Hasil Investigasinya di Lapangan, Timnya telah melakukan investigasi pada sejumlah proyek Yang bersumber dari Satuan Kerja (Satker) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muna Barat TA 2020.

” Ada Puluhan Proyek dari PUPR Muna Barat telah kami lakukan investigasi, Namun kami menduga banyak pekerjaan yang diduga tidak sesuai bestek yang ditentukan hingga diduga terjadi Upaya Markup Anggaran,” Ujar Jumardin SH, Senin (1/2/2021) sore.

Jumardin menambahkan, Timnya yang bergerak di lapangan untuk melakukan investigasi merupakan orang-orang yang mengerti tentang perencanaan pembangunan, sehingga pihaknya menilai anggaran yang dikucurkan dinilai terlalu boros.

” Kami juga ada tim yang paham tentang perencanaan, apalagi jika berbicara masalah kualitas mutu bangunan, kami juga paham,” Tambahnya

Lanjut Jumardin,” Hampir semua anggaran Proyek dari Dinas PUPR Mubar dinilai boros anggaran,” Lanjutnya

Disinggung terkait proyek dimaksud, Jumardin tidak ingin membeberkan secara detail. Namun Pihaknya berjanji akan melaporkan sejumlah proyek PUPR dengan anggaran Yang diduga tidak masuk akal.

” Ada sejumlah proyek PUPR Mubar TA 2019-2020 akan segera kami laporkan dalam waktu dekat ini ke Mapolda Sultra, ” Tegasnya

Sementara dari Pantauan Wartawan, salah satu proyek Pembangunan Box Culver di desa mekar jaya – sangia Tiworo II Dianggarkan senilai Rp. 199.390.000 bersumber dari APBD-DAU TA 2020 masa kontraknya telah berakhir. Namun Proyek Tersebut nampak belum rampung dengan baik.

Proyek yang dikerjakan oleh CV Emerald ini, pelaksanaannya selama 50 (Lima Puluh ) Hari kalender, terhitung mulai 4 November 2020.

Diberitakan Juga Sebelumnya, Proyek Pembangunan Rehabilitasi Pemeliharaan Deucker Jalan Poros Pajala, Desa Pajala, Kecamatan Maginti, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi-Tenggara (Sultra), Disorot.

Proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muna Barat ini menelan anggaran Senilai 149.500.000 TA 2020.

Proyek Dengan Nomor Kontrak 049/SPK/PPK-PUPR-BM/2020 ini diduga kuat boros anggaran.

Koordinator Tim Monitoring dan Investigasi LAK-HAM INDONESIA, Jumardin SH Kepada wartawan mengatakan, ” Anggaran yang digunakan pada proyek tersebut diduga Pemborosan,” Jelasnya, Minggu (31/1/2021) siang

Lebih Lanjut, Jumardin SH Mengatakan, ” Deucker itu dengan tujuan agar air bisa mengalir dengan baik sehingga tidak menimbulkan genangan air hingga mengakibatkan banjir, namun Deucker itu diduga tidak memiliki saluran pembuangan air,” Ujarnya

Sementara salah satu warga setempat yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan hal yang sama, ” Proyek tersebut sama sekali tidak memiliki asas manfaat dalam hal menangani banjir, pasalnya sama sekali tidak ada saluran pembuangan airnya.” Ungkapnya

Dari Pantauan Wartawan, Proyek tersebut terletak di samping kantor Camat Maginti atau di depan salah satu sekolah Menengah Atas (SMA), dan dikerjakan oleh CV.OMPUTO TEHNIK dengan alamat jalan gatot subroto No 48 Raha.

Dikonfirmasi Diruang Kerjanya,Senin (1/2/2021), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muna Barat, Karimin, Membantah Jika Proyek Tersebut dinilai Boros.

” Dalam perencanaan, ada namanya harga satuan yang telah di tanda tangani Oleh Bupati, jadi dalam membuat suatu pekerjaan itu berdasarkan harga satuan, jadi jika dianggap kemahalan, itulah hasil hitungannya secara tehknis, tidak mungkin kami membuat suatu program kerja jika tidak ada dasar yang kuat,” Ujar Kadis PUPR, Karimin.

Disinggung Terkait Asas Manfaat Proyek Tersebut, Karimin mengatakan ” Proyek Tersebut kedepannya pasti memiliki asas manfaat, namun untuk saat ini memang belum memiliki asas manfaat karena belum memiliki galian sebagai saluran pembuangan air.

” Untuk sekarang memang belum memiliki asas manfaat, anggaran tersebut memang hanya untuk Pembangunan Box Culver, sedangkan salurannya akan dianggarkan ditahun berikutnya,” Ujar Karimin.

Ditanya Terkait pengawasan Dinas PUPR Pada Pelaksana Proyek (Kontraktor), Kadis PUPR Mengatakan bahwa ” Pihaknya sudah melakukan pengawasan dengan baik, Namun karena keterbatas Pegawai, sehingga pihaknya sering kecolongan oleh oknum-oknum kontraktor yang tidak mengindahkan dalam kontrak yang telah ditanda tangani bersama.” Ujarnya

Sedangkan di singgung terkait Tentang mutu dan kualitas proyek, Kadis PUPR Tidak Menampik bahwa, sejumlah Bangunan proyek di mubar bangunannya terbangun tidak dengan sempurna.

” Kalau Boleh Jujur, walaupun kami telah melakukan sesuai dengan tehnis yang telah ditentukan, kami juga masih terkendala dengan bahan yang digunakan, seperti pasir, karena pasir yang kami gunakan adalah pasir laut, karena memiliki kandungan garam yang begitu tinggi, sehingga proses menyatunya semen dengan besi dan pasir mudah terurai,” Jelasnya

Lanjur Karimin, “Untuk Mengecor itu, seharusnya kita menggunakan namanya pasir kali, namun di muna barat ini, tidak ada namanya pasir kali, adanya hanya pasir Laut, kondisi ini memang dilematis,” Keluhnya.

Laporan : SUFRI

loading...
loading...

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

Muna Barat

Anggaran Perahu Fiber Diduga Disalah Gunakan Sekcam Tikep Saat Menjabat Sebagai Plt Kades Lasama

Muna Barat

Proyek Drainase Di Kusambi Mubar Tidak Ada Papan Proyeknya, Website LPSE Mubar Tidak Dapat Diakses

Muna Barat

Diduga Alihkan Bantuan BLT, Ini Penjelasan Kades Bangko

BREAKING NEWS

Polda Sultra Lidik 4 Terduga Pelaku Tindak Pidana Korupsi Di Muna Barat

Muna Barat

Geram Diberitakan Terkait Dugaan Korupsi Saat Menjabat PLT Kades Lasama, Camat Tikep Akan Tempuh Jalur Hukum, Ketua AJOI : Itu Lebay Dan Kami Siap Hadapi

Muna Barat

Diduga Korupsi Dana Desa Saat Menjabat Jadi PLT Kades Lasama, Camat Tikep Akan Dilaporkan Ke APH

Muna Barat

Tiga Periode Menjabat Kades Tiga, Ahmad Yatim Bau Diduga Korupsi Ratusan Juta Dana Desa

Muna Barat

Telan Anggaran Puluhan Milyar, Proyek Lampu Hias Dan PJU-TS di Kota Laworo Disorot
error: Content is protected !!