Home / SOROTAN / WAJO

Sabtu, 23 Januari 2021 - 02:17 WIB

Miris, “LSM Laki” Di Wajo Diduga Bela Kades Terlapor Dugaan Korupsi, PERAK : Dia LSM, Pers Atau Pengacara

Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia Kabupaten Wajo (DPC LAKI kabupaten Wajo) yang juga koordinator Aliansi LSM dan Pers Wilayah I Irban Wajo, Muh.Marsose, / Foto : Porosindonesia.co.id

Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia Kabupaten Wajo (DPC LAKI kabupaten Wajo) yang juga koordinator Aliansi LSM dan Pers Wilayah I Irban Wajo, Muh.Marsose, / Foto : Porosindonesia.co.id

BERITA-ONLINE.COM, WAJO – Salah Satu Lembaga Swadaya Masyarakat yang mengatasnamakan Diri “LSM LAKI” Diduga pasang badan Untuk membela sejumlah Kades Yang terlapor di Kabupaten Wajo. Hal tersebut berdasarkan pemberitaan yang muncul disalah satu media Online dengan Judul “Aliansi LSM & Pers serta DPC LAKI Wajo Siap Dampingi Kades Terlapor”.

Dikutip dari Porosindonesia.co.id, Jumat (22/1/2021), Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia Kabupaten Wajo (DPC LAKI kabupaten Wajo) yang juga koordinator Aliansi LSM dan Pers Wilayah I Irban Wajo Muh.Marsose, mempertanyakan kepada kepala desa terkait Laporan LSM PERAK SULSEL Ke Mapolres Wajo.

“Hasil koordinasi tadi dengan kepala desa, dari 11 Kades yang terlapor ada 5 disampel dimintai keterangannya tentang seputar laporan tersebut. Dari 5 Kades tersebut mengaku tidak pernah bertemu dan dikonfirmasi langsung oleh LSM PERAK Sulsel dan merasa resah dan kaget adanya pemberitaan tersebut,” jelas Muh Marsose , Dikutip dari Porosindonesia.co.id, Jumat (22/1/2021).

Lanjut Marsose, hal itulah mengagetkan sejumlah Kades yang terlapor, sehingga minta pendampingan terhadap Aliansi LSM dan Pers Wilayah I Irban Wajo dan DPC LAKI kabupaten Wajo.

Menurut Marsose, Aliansi LSM dan Pers serta DPC LAKI Wajo siap mendampingi kades terlapor yang meminta pendampingan bila mana mau menyalurkan aspirasinya ke DPRD Wajo terkait keresahan sejumlah kades yang di lapor ke APH tanpa adanya konfirmasi dilapangan oleh pelapor.

“Kalau perlu nanti kita dampingi aspirasikan ke DPRD Wajo untuk mempertemukan pengurus LSM PERAK Sulsel yang telah melaporkan 93 kades di kabupaten Wajo,”ucapnya.

Sementara itu, LSM PERAK yang dimintai tanggapannya terkait sikap dan tindakan dari LSM LAKI Kabupaten Wajo merasa tidak mempermasalahkan jika ada oknum LSM yang jadi pahlawan kesiangan dan melakukan tindakan overleaf.

“tindakan overleaf oknum LSM yang ada di Wajo tidak mempengaruhi sedikitpun eksistensi dalam pelaporan kami ke penegak hukum termasuk di Kabupaten Wajo, ” Ungkap Koordinator Divisi Hukum dan Pelaporan LSM PERAK Sulsel, Burhan Salewangang, SH, Sabtu (23/1/2021) pagi.

Burhan Menambahkan,” Kalau bisa yang mendampingi usahakan pengacara Advokat, karena jika tidak ada halangan di Polres Wajo pasti akan berlanjut ke pengadilan tipikor di Makassar dan yang bisa mendampingi cuma pengacara bukan oknum LSM,” Tambahnya.

Burhan juga sangat menyayangkan SDM dan tindakan Pahlawan kesiangan dari oknum LSM tersebut.

“Ini orang mungkin dia bingung dirinya itu LSM atau wartawan, LSM diharuskan konfirmasi maksudnya seperti apa itu..? LSM itu jika ada temuan yang diduga menyimpang, yah dilaporkan, bukan dikonfirmasi. Kalau wartawan wajib konfirmasi dengan tujuan agar berita berimbang. Kalau laporan LSM silahkan pertanggung jawabkan dihadapan APH,” terangnya.

Lanjut Burhan, kalau Kadesnya merasa tidak bersalah, ngapain harus resah dan takut serta minta pendampingan.

“Hadapi saja di APH, terbukti tidaknya, penegak hukum yang memutuskan,” jelasnya.

Burhan juga mengkritisi sikap dari penggiat anti korupsi yang ada di Kabupaten Wajo jika ikut-ikutan mendukung tindakan Muh. Marsose.

“Harusnya oknum tersebut dukung dan kawal penegakan dan pencegahan tindak pidana korupsi, bukan malah membela dan mendampingi oknum terlapor terduga korupsi,” ujar Burhan.

Pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar laporan tersebut jelas status hukum masing-masing Kades terlapor.

“Kami akan semakin intens koordinasi dengan APH dan kami berterimakasih atas support dan perhatian masyarakat yang anti terhadap korupsi. Karena Koruptor musuh kita bersama,” pungkasnya.

Sementara Kapolres Wajo AKBP Muh.Islam Amrulloh Mengatakan, Pihaknya mempersilahkan semua teman-teman LSM Melaporkan temuannya jika ada indikasi dugaan korupsi, Namun  prosesnya tetap sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku.

” Silahkan dilaporkan jika ada temuan yang diduga terindikasi adanya dugaan korupsi, namun tetap sesuai prosedur, Jika terbukti dugaan tersebut, kami akan tindak lanjuti, namun jika tidak kuat bukti, maka Prosesnya pasti kami hentikan,” Jelasnya.(*)

Laporan : SUFRI

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

WAJO

Satuan Binmas Polres Wajo Sambangi Pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah Lamaddukelleng Wajo.

WAJO

Polres Wajo laksanakan Patroli Covid-19

WAJO

Kembali Ringankan Beban Warga Ditengah Pandemi, Polsek Penrang Polres Wajo Bagikan Beras Polri

WAJO

Upaya Polri Dalam Menciptakan Rasa Aman Kepada Masyarakat Anggota Piket Sat Res Narkoba Laksanakan KRYD Patroli Biru

WAJO

Polres Wajo Rutin Memberikan Pembinaan Mental Kepada Tersangka yang ditahan di Rutan Polres Wajo

WAJO

Polsek pitumpanua laksanakan Himbauan pendisiplinan penggunaan masker diwilayah hukum polsek urban pitumpanua

WAJO

Sat Binmas Polres Wajo lakukan Patroli Himbauan covid-19

WAJO

Sebagai Mitra Masyarakat, Bhabinkamtibmas Rutin Melakukan Silaturahmi Dengan Warganya