Home / SOROTAN / WAJO

Senin, 14 Desember 2020 - 20:29 WIB

Pekerjaannya Disorot, Kades Botto Penno Wajo Nilai Pekerjaan kades Lain Jauh Lebih Buruk

BERITA-ONLINE.COM, WAJO – Kades Botto Penno, Kec.Majauleng, Kab.Wajo, Sulsel, Geram atas diberitakannya Terkait rabat beton di Dusun Pao-Pao yang kondisinya sudah Rusak Parah.

Rabat beton dengan Volume 169 Meter bersumber dari Anggaran Dana desa TA 2017 ini, belum diketahui persis jumlah anggaran yang digunakan, pasalnya di prasasti tidak tercantum anggaran yang di gunakan.

” Kenapa desa saya yang di liput, masih banyak desa diwajo yang lebih buruk dari ini,” kesal ibu kades Botto Penno, Nur ASMI, Senin (14/12/2020) sore.

Diberitakan sebelumnya, Pembangunan rabat beton di jalan tobulo 1 Dusun Pao Pao, desa Botto Penno, Kec.Majauleng, Kab. Wajo, Sulsel, kondisinya sudah rusak parah.

Rabat beton dengan Volume 169 Meter dan bersumber dari Anggaran Dana Desa TA 2017, belum diketahui persis jumlah anggaran yang di gunakan. Pasalnya di prasastinya hanya volume dan tahun pembuatan nya yang di cantumkan.

Menanggapi hal tersebut, ketua LSM Perak Sulsel, Adiarsa MJ SE SH mengatakan, berdasarkan temuanya di Lapangan, besar dugaan, rabat beton tersebut dibangun tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan dalam RAB.

” Kami duga ini dibangun tidak sesuai RAB, sehingga kondisinya cepat mengalami kerusakan, dan kaki juga menduga ada upaya markup anggaran disini, ” jelasnya, Senin (14/12/2020).

Dalam waktu dekat, Adiarsa akan melaporkan temuan ini ke Mapolda Sulsel untuk di tindak lanjuti.” Tegasnya.

Dari pantauan wartawan, rabat beton di jalan olahraga depan masjid juga mengalami kerusakan, belum diketahui persis berapa anggaran yang digunakan, karena disekitar lokasi tidak ditemukan adanya prasasti.

Demikian juga dengan halaman kantor desa Botto Penno, dari pantauan wartawan, nampak di tumbuhi rumput yang lebat bagaikan tak berpenghuni.

Saat Wartawan mencoba menghubungi kades Botto Penno melalui sambungan sellulernya, Nur ASMI HS malah meminta wartawan untuk tidak diberitakan.

” Jangan mi diberitakan ndi, ( tolong jangan beritakan_Red), nanti di Atur.” Ungkapnya.

Diberitakan juga sebelumnya, Pembangunan Rabat Beton di Dusun Laparapa Desa Botto Penno, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo Sulsel, Kondisinya sudah mengalami kerusakan Parah. Hampir seluruh Jalan Mengalami kerusakan.

Menanggapi Hal tersebut, Lembaga Advokasi Hak asasi Manusia (Lak-Ham) Indonesia Angkat Bicara, Menurutnya, Temuan Tersebut akan segera di Tindak Lanjuti dan melaporkannya ke pihak terkait.

” Lak-Ham Indonesia akan mengambil andil dan melaporkan Temuan Tersebut ke Pihak Terkait,” Tutur Ketua Lak-Ham Indonesai, Arham MS

Arham MS menambahkan, Berdasarkan hasil investigasi Timnya di Lapangan, pihak menduga, kerusakan Rabat Beton tersebut di duga karena mutu pada rabat beton tersebut tidak sesuai bestek yang di tentukan,

“Kami menduga Mutunya tidak sesuai bestek yang di tentukan, sehingga tergolong cepat mengalami kerusakan seperti itu,” Tambah Arham

Di Tempat Terpisah, Kapolres Wajo AKBP Muh.Islam Amrulloh, S.IK, kepada wartawan baru baru ini mengatakan, Polres Wajo siap menerima aduan dari teman-teman LSM apabila ada temuannya di lapangan yang diduga merugika uang negara.

“Polres Wajo siap menerima Aduan Teman-Teman LSM apabila ada temuannya terkait dugaan indikasi penyalahgunaan Uang Negara, termasuk Dana Desa,” Ungkap Kapolres Wajo AKBP Muh.Islam Amrulloh, di ruang kerjanya baru baru ini.

Jika ada temuan, silahkan Laporkan,” tegas Kapolres Wajo

Sekedar di ketahui, Lak-Ham Indonesia baru-baru ini juga telah melaporkan beberapa kepala desa dari berbagai kabupaten yang ada di sulsel ke Tipikor Polda Sulsel dan statusnya sementara dalam tahap penyidikan.

Sementara kepala desa Botto Penno, Nur Asmi HS, Saat di konfirmasi wartawan melalui sambungan sellulernya, Selasa (13/10/2020) sore mengatakan, Apa yang duga Lak-Ham Indonesia itu tidak benar adanya, Menurutnya, kerusakan rabat beton tersebut di sebabkan karena faktor Alam.

” Itu Tidak Benar, Kerusakan Rabat beton tersebut karena Faktor Alam, bukan Karena Mutunya.” Jelas Kades Botto Penno.

Sekedar di ketahui, Pembangunan Rabat Beton di Dusun Laparapa Desa Botto Penno, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo menelan anggaran sebesar 274 juta yang berumber dari APBN Dana Desa T.A 2018.

Laporan : SUFRI

loading...
loading...

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

Muna Barat

Diduga Markup Anggaran, Pembangunan Dan Rehab Jalan Titian Kayu Di Desa Bangko Jadi Sorotan

WAJO

Gelar Operasi Yustisi, Bhabinkamtibmas Polsek Sabbangparu Polres Wajo Sasar Warga Aktifitas Di Pasar

WAJO

Polsek Keera Polres Wajo Gelar Patroli, Antisipasi Kriminalitas Malam Hari

WAJO

Sebagai Pengayom Masyarakat, Kapolsek Belawa Turut Menghadiri Undangan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H

WAJO

Dandim 1406 Wajo Dan Jajarannya Bersilaturahmi Ke Mapolsek Tempe Polres Wajo

WAJO

Bhabinkamtibmas Polsek Keera Polres Wajo Sambang Ke Nelayan Pembudidaya Rumput Laut

WAJO

SAT RESKRIM POLRES WAJO GITA RUTIN PENYIDIK MELAKUKAN PEMERIKSAAN SAKSI TERKAIT PERKARA YANG DI TANGANI

LUWU TIMUR

Sebanyak 90 Proyek APBD Pemkab Lutim Jadi Bahan Investigasi Koalisi LSM Anti Korupsi, Ini Daftarnya