Home / PINRANG / SOROTAN

Jumat, 11 Desember 2020 - 14:14 WIB

Terkait Hasil Sawah Pemda Di Sikkuala, FP2KP Resmi Laporkan Perusda dan Dinas Pertanian Kabupaten Pinrang Di Kejati Sulsel

Ketua DPP LSM FP2KP, Andi Agustan Tjoppo

Ketua DPP LSM FP2KP, Andi Agustan Tjoppo

BERITA-ONLINE.COM, PINRANG – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Pembangunan dan Pengawas Kinerja Pemerintah (FP2KP), Resmi Melaporkan Oknum Pejabat Perusahan Daerah (Perusda) dan Pejabat di Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Pinrang ke penegak Hukum.

Hal Tersebut di Ungkap Ketua FP2KP, Andi Agustan Tanri Tjoppo, kepada Wartawan, Jumat, 11/12/2020) siang.

Menurut Andi Uttang, Sapaan Akrab Andi Agustan Tanri Tjoppo, Sebagai Wujud Kepedulian dalam Mendukung Program pemerintah dalam memberantas Korupsi, pihaknya telah melakukan investigasi serta menelusuri realisasi penghasilan Asli Daerah (PAD) Persawahaan pemda Pinrang yang di kelolah Oleh Perusda Dan Dinas Pertanian.

” Kami telah Melakukan investigasi dan hasilnya diduga ada indikasi merugikan uang negara, sehingga temuan tersebut kami laporkan di Kejaksaan Tinggi Sulsel,” Ungkap Andi Uttang, Jumat (11/12/2020) siang.

Andi Uttang Menambahkan, ” Adapun Pendapatan Persawahaan pemda Pinrang yang di kelolah Oleh Perusda Dan Dinas Pertanian tehitung Mulai 2004 Hingga 2020 ini, Nilainya sudah mencapai 15 Milyar Rupiah, Untuk itu pihaknya berharap kepada institusi penegak Hukum, sekiranya dapat melakukan pemeriksaan dan penelusuran penyetoran Pendapatan Persawahaan pemda Pinrang tersebut,” Tambahnya

Sementara, Kepala dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Andi Calo Kerrang, kepada Wartawan Mengatakan, Dinas Pertanian Tidak Pernah Mengelolah Aset Sawah di sikkuala itu. Menurutnya, Yang pernah Kelolah Aset tersebut adalah BP4K Selanjutnya di Kelolah Oleh Perusda.

“Masa kontrak dengan perusda berakhir  desember 2019 Lalu, karena tidak ada atau belum ada perusahaan yang memasukkan usulan pengelolaan ke pemda, makanya kami berkoordinasi dengan BPK untuk mengisi kekosongan dan mengantisipasi tidak masuknya PAD ke daerah maka BPK mengijinkan kami mengelolah sawah tersebut untuk sementara,” Ungkap Kadis Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Andi Calo Kerrang, Jumat (11/12/2020).

Sekedar diketahui, Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Pembangunan dan Pengawas Kinerja Pemerintah (FP2KP) resmi melaporkan kasus ini di kejati Sulsel pada hari Senin (10/12/2020) dengan nomor 11/LSMFP2KP/XII/2020.(*)

Laporan : Sutoyo Gappar

loading...
loading...

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

PINRANG

Pantau Situasi Kamtibmas dan Ajak Patuhi Prokes Polsek Suppa Laksanakan Patroli Biru

PINRANG

Polsek Mattirosompe Bersama PKM Mattombong Memberikan Penyuluhan Germas Kepada Warga Kelurahan Langnga

PINRANG

Bhabinkamtibmas Polsek Watang Sawitto Bersama Babinsa Intens Patroli Ajak Warga Cegah Covid-19

PINRANG

Datangi Acara Hajatan, Polsek Suppa Polres Pinrang Sosialisasikan Perbup No. 34 Tahun 2020

PINRANG

Bupati Pinrang Terima Bantuan 1 Ton Beras Dari PLN Pinrang

HUKUM

Ini Perkembangan Hasil Penyelidikan Sembilan Kades Di Wajo Yang Dilaporkan LSM Perak Sulsel

PINRANG

Angkut Material Pasir, 20 Unit Truk Di Amankan Sat Reskrim Polres Pinrang

PINRANG

Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) Polsek Cempa Laksanakan Patroli Dialogis