oleh

Sejumlah 3,1 Milyar Dana Tunjangan Profesi Guru Non PNS Di Kabupaten Pinrang Diduga Dikorupsi

BERITA-ONLINE.COM, PINRANG – Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Pembangunan dan Pengawas Kinerja Pemerintah (LSM-FP2KP) Bersama dengan Lembaga Pemantau Kebijakan Publik (LPKP), Mengendus Adanya Dugaan Korupsi dilingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Sulawesi-Selatan.

Ketua Umum LSM FP2KP, Andi Agustan Tanri Tjoppo Kepada wartawan mengatakan,  Pihaknya Menduga ada Indikasi Dugaan Korupsi tentang Penyaluran Dana Tunjangan Profesi Guru Bukan PNS di Lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang.

” Dugaan Kami, Mulai Tahun 2008 Silam, Hingga Tahun 2020 ini, Ada Sekitar 3,1 Milyar Lebih Uang negara yang berpotensi di Korupsi Oleh Oknum – Oknum Tertentu Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang Sulsel,” Ungkap Andi Agustan Tanri Tjoppo, Senin (30/11/2020) sore.

Andi Agustan Tanri Tjoppo Menambahkan, Atas Temuannya Tersebut, Pihaknya Bersama dengan Lembaga Pemantau Kebijakan Publik (LPKP),  Telah Melaporkan di Kejaksaan Tinggi Prov.Sulawesi-Selatan.

” Hari Ini, Senin 30 November 2020, Telah Resmi Kami Laporkan di Kejati Sulsel Dan Suratnya Sudah diterima Oleh Kejati Sulsel,” Tambahnya.

Menurut Andi Agustan Tanri Tjoppo, Selain Melaporkan Di Kejati Sulsel, Pihaknya Juga Memberikan Tembusan Kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Hingga berita ini Ditayangkan, Wartawan Belum Berhasil Meminta Keterangan Resmi Dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Andi Rudy, S.Sos. Namun, Hingga Saat ini, Wartawan Terus Berupaya Melakukan upaya Klarifikasi Terhadap Pihak-Pihak Terkait.

Laporan : SUFRI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA