Home / NASIONAL

Minggu, 29 November 2020 - 21:31 WIB

KPK: Informasi Terkait OTT Menteri KKP akan Ditindaklanjuti

Jakarta – Operasi tangkap tangan KPK terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo membuka tabir ekspor-import. Dari informasi yang didapat, disebutkan Siswadi Pranoto tersangka kasus suap yang ditahan terkait OTT KPK mentri KKP adalah pemilik PT.ACK dan ATT Group. Dimana anak perusahaannya PT. PLI juga tersangkut dikasus yang sama, direktur PT. PLI adalah adik kandungnya dengan nama Dipo Pranoto.

Terkait hal ini, Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonformasi berjanji akan mengkonfirmasi dan digali lebih lanjut informasi tersebut.

“Semua data dan informasi yang kami miliki pasti akan dikonfirmasi dan digali lebih lanjut pada saksi-saksi yang akan dipanggil terkait konstruksi perkara tersebut,” jawab Ali Fikri, melalui pesan whatsappnya kepada mediaindonesia.com, Minggu (29/11).

Disebutkan bahwa kakak beradik ini memiliki jejaring bisnis di airport, seperti PT MAU sebuah perusahaan warehouse operator yang mengopersikan gudang BGD dan PT. Avatas regulated agent adalah perusahaan ditunjuk oleh Kementerian Perhubungan untuk melakukan cargo security screening dan satu perusahaan ground handling Menzeis Aviation yang melakukan kegiatan di sisi udara bandara.

Dengan jejaring ini, mereka dengan mudah dapat melakukan kegiatan tanpa dapat dideteksi oleh aparat, seperti kegiatan export dimana mulai trucking/handling (PLI), kemudian security screening (Avatar) dan gudang lini 1 (MAU) adalah miliknya sendiri sehingga barang export apa saja bisa diloloskan dengan mudah  tanpa terdeteksi.

“Di sektor import mereka memilik 2 perusahaan customs clearance PJT yaitu PT. GTLN dan PT. ESN yg bermitra e-commerce ternama,” sebut sumber tersebut.

Dengan menguasi gudang lini 1 dan 2 perusahaan PJT ini, mereka dapat beroperasi secara tidak terdeteksi dalam melakukan proses importasi apapun.

“Mereka sudah melakukan praktek monopoli selama kurang lebih 10 tahun terakhir dan itulah sebabnya mereka dapat dengan mudah melakukan monopoli dan berkolusi untuk memamipulasi data export benur dengan Kementrian KKP dengan mudah,” tandasnya

Laporan : SUFRI

*BAGIKAN BERITA INI* :

Baca Juga

NASIONAL

Cegah Covid-19 di Lamongan, Panglima TNI dan Kapolri Instruksikan Perkuat Pos PPKM Mikro

NASIONAL

Terkait Kasus Novel Baswedan Perkara Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang disidangkan bersama Kejari Jakarta Utara Sengaja Berbuat “Gaduh Nasional”

NASIONAL

Kapolri Sebut 24.878 Tersangka Ditangkap Terkait Narkoba Sepanjang Januari-Juni 2021

NASIONAL

D’Labbaika Rilis Single “Kita Pe Cinta Luar Biasa”

NASIONAL

Begini Kebiasaan Rutin Personil Polsek Sibiru-Biru Polres Deli Serdang di Setiap Waktu Subuh

NASIONAL

Tjiu An Resmi Ditunjuk sebagai Ketua Koordinator Lapangan FKMTI Kepulauan Riau dan Aldi Braga untuk Kota Batam

NASIONAL

Politikus Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia

NASIONAL

Presiden Jokowi Dukung Penuh Fase Uji Klinis Vaksin Covid-19