Home / LUWU TIMUR

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 18:41 WIB

Dua Proyek Penguatan Tebing Sungai Di Mangkutana, Akan Dilaporkan LAK-HAM INDONESIA Ke Polda Sulsel

Foto Batu Gaja Yang di Sorot Karena Ukurannya Kecil

Foto Batu Gaja Yang di Sorot Karena Ukurannya Kecil

BERITA-ONLINE.COM, MANGKUTANA – Dua Proyek Penguatan Tebing Sungai Di Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, Di Sorot LAK-HAM INDONESIA.

Kedua Proyek Tersebut Berasal dari Satuan Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lutim, Anggarannya Bersumber dari APBD Pemkab Lutim T.A 2018.

Koordinator Tim Monitoring dan Investigasi LAK-HAM INDONESIA, Faizal, kepada wartawan menjelaskan, Kedua proyek yang di maksud berlokasi di Sungai Dusun Korondeme Desa Koroncia Kec. Mangkutana dan Sungai Desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana.

” Proyek di Sungai Dusun Korondeme Anggarannya 1,1 M, sedangkan Proyek di Sungai Desa Kasintuwu Anggarannya 1,4 M.” Ungkap Faizal, Kepada wartawan, Sabtu (17/10/2020) sore.

Menurut Faizal, Proyek Penguatan Tebing Sungai tersebut, di peruntukan untuk menahan derasnya air Sungai agar tidak Menjebol Pembatas yang dapat mengakibatkan Meluapnya Air Sungai, Sehingga di Haruskan Menggunakan Batu Gaja Yang berukuran Besar.

Namun Faktanya di Lapangan, Pihaknya Menemukan ada ketidak sesuaian, yang seharusnya menggunakan batu gaja ukuran besar, namun yang di pasang kebanyakan batu gaja ukuran kecil.

” Itu seharusnya batu gaja yang ukuran besar, yang Ukuran kecil tidak boleh di pasang di situ (Tebing Sungai_Red) karena pasti lama kelamaan terbawa derasnya air sungai,” Ungkap Faizal.

Selain Menduga Melakukan Pelanggaran Karena Proyek Tersebut di duga tidak sesuai bestek yang di tentukan, Faizal Juga Menilai, ada dugaan Oknum kontraktor tersebut berupaya Memanipulasi titik/Tempat hingga tidak sesuai dengan Volume.

” Seharusnya, Penempatan atau pemasangan Batu Gaja di Luruskan saja hingga menutupi sebagian pinggir sungai yang posisinya agak membelok itu, jangan Cuma Ikuti Pematang Sungai, kami duga ini untuk mengurangi Volume” Jelas Faizal Kepada wartawan, sambil mencoret kertas sebagai gambaran sungai tersebut.

Lanjut Faizal, Susunan Batu Gaja diduga kuat tidak sesuai penempatannya,” Semestinya batu gaja itu disusun dengan baik, bukan untuk di hambur, dan selanjutnya menggunakan alat berat untuk menekan batu gaja tersebut agar posisi ketahanannya kuat,” Lanjutnya

Dalam Waktu Dekat Ini, LAK-HAM INDONESIA Akan Melaporkan Temuan Tersebut ke Mapolda Sulsel untuk di tindak Lanjuti,” Tegas Faizal

Diberitakan Sebelumnya, LAK-HAM INDONESIA Juga telah Resmi Melaporkan Ke Polda Sulsel Terkait Sejumlah Proyek Yang terindikasi Merugikan Uang Negara.

Sementara, Dua Rekanan Kontraktor Yang berusaha di Konfirmasi Wartawan Hingga saat ini belum Berhasil.

Hingga Berita ini di turunkan, Belum ada pernyataan Resmi dari Pihak Terkait, Namun Wartawan Hingga Saat ini terus berupaya melakukan Konfirmasi.

Sekedar di ketahui, Proyek Penguatan Tebing Sungai Desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana di kerjakan Oleh CV. FITRAH Yang beralamatkan di Jl. Sultan Hasanuddin No. 261 Masamba Luwu Utara.

Sedangkan Proyek Lanjutan Penguatan Tebing Sungai Dusun Korondeme Desa Koroncia Kec. Mangkutana di kerjakan Oleh CV. TIMUR PRIMA yang beralamatkan di Jl. Belimbing, Baruga Kec. Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Laporan : SUFRI

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

LUWU TIMUR

Peduli Keselamatan Pengguna Jalan, Satlantas Polres Luwu Timur Bantu Pelajar Menyebrang Jalan

LUWU TIMUR

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Di Pasar, Personil Polres Luwu Timur Intensifkan Patroli

LUWU TIMUR

Plt.Kadiskes Lutim Klarifikasi 60 Nakes Positif Covid 19 Karena Salah Pakai APD

LUWU TIMUR

Kabag ops Polres Luwu Timur Bagikan Beras Kepada petugas Kebersihan

LUWU TIMUR

Datangi SMPN 1 Malili, Sat Lantas Polres Luwu Timur Gelar Sosialisasi

LUWU TIMUR

Cegah Penularan Covid-19 Kanit Binmas Polsek Wasuponda Beri Himbuan Dipasar Wasuponda

LUWU TIMUR

Hari ke Empat Puasa, Polsek Mangkutana Polres Luwu Timur Mengamanakan 16 Unit Motor Di Lokasi Balap Liar

LUWU TIMUR

Peduli Dampak Covid-19, Polres Luwu Timur dan Bhayangakari Gelar Bakti Sosial