Home / LUWU TIMUR

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 15:37 WIB

Diduga Tidak Sesuai Mutu, LAK-HAM INDONESIA Jadwalkan Akan Laporkan Proyek Drainase Di Desa Maleku

BERITA-ONLINE.COM, MANGKUTANA – Pembangunan Drainase di Desa Maleku, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, Di sorot Sejumlah penggiat LSM.

Proyek Dari Satuan Kerja, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Luwu timur, di ketahui Anggarannya Sebesar 702 Juta Yang Bersumber Dari APBD T.A 2019.

Koordinator Tim Monitoring dan Investigasi LAK-HAM INDONESIA, Faisal, Kepada wartawan mengatakan, Pihaknya Menduga Proyek Drainase Tersebut Di Kerjakan Tidak Sesuai Mutu Dan Bestek Yang ditentukan Dalam RAB.

” Kami duga, Proyek Drainase Tersebut Tidak Sesuai Mutu Dan Bestek Yang di tentukan Dalam RAB,” Ungkap Faizal, Sabtu (17/10/2020) sore.

Faisal Menambahkan, Dari Hasil Investigasinya di Lapangan, Pihaknya Menemukan Pasangan Batu dan Campuran Semen Tidak Sesuai spesifikasi yang di tentukan.

” Kami Menduga Campuran Semen Dan Pasir Yang di Gunakan Tidak Sesuai, Pasir Yang di Gunakan Tidak seutuhnya Melainkan Banyak Campuran Tanahnya,” Tambahnya

Disentuh Sedikit, Campuran Semennya Nampak Campuran Tanah, Padahal Seharusnya Hanya Pasir Dan Semen. Akibatnya, Proyek Drainase tersebut kelihatan Nampak Rapuh Dan sudah ada yang mengalami Kerusakan,” Tutur Faizal.

Dalam Waktu Dekat Ini, Temuan Tersebut Akan Kami Laporkan Ke Mapolda Sulsel Untuk pemeriksaan Lebih Lanjut,” Tegasnya

Diberitakan Sebelumnya, LAK-HAM INDONESIA baru-baru ini juga Telah Melaporkan Beberapa Proyek Di beberapa kabupaten kota di Sulsel, Dan hingga saat ini prosesnya sementara dalam Penyidikan Pihak Terkait.

Berdasarkan Informasi Yang di Himpun Oleh Wartawan, Proyek Drainase tersebut di Tender Oleh CV.Rytco Mandiri, Yang diketahui beralamat di Jalan Pakatan No.74, Desa Maleku, Kecamatan Mangkutana Kab.Luwu Timur.

Ditempat Terpisah, Direktur CV.Rytco Mandiri, Nika Nor, Saat di Konfirmasi Wartawan Melalui Sambungan Sellulernya, Sabtu (17/10/2020) sore Membantah Perihal Tersebut. Menurutnya, Dugaan LAK-HAM INDONESIA tidak Benar Adanya.

” Itu Tidak Benar. Namun, memang dulu waktu di kerja, ada satu Mobil Truk yang bermuatan Pasir banyak Campuran Tanahnya, Sehingga Kami tolak dan tidak Menggunakannya, ” Ungkap Direktur CV.Rytco Mandiri, Nika Nor.

Nika Nor Bahkan Menjamin Proyek Yang di Kerjakannya sudah Sesuai Mutu Dan Bestek Yang di Tentukan. Bahkan Pihaknya Mendapat Pujian Dari Masyarakat Setempat Terkait Pekerjaan Tersebut.

” Saya Jamin Proyek Tersebut Sudah Sesuai RAB, bahkan Masyarakat Setempat Mengatakan Bahwa Ini Baru Namanya betul-Betul Proyek, Karena Mutu dan Kualitasnya Yang kami Utamakan.” Tutupnya

Laporan : SUFRI

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

LUWU TIMUR

Hari ke Empat Puasa, Polsek Mangkutana Polres Luwu Timur Mengamanakan 16 Unit Motor Di Lokasi Balap Liar

LUWU TIMUR

Kanit Binmas Polsek Mangkutana Polres Luwu Timur Jadi Pembina Upacara Disekolah, Ini Amanatnya

LUWU TIMUR

Tingkatkan Kebugaran Anggotanya, Wakapolres Luwu Timur Pimpin Olahraga Pagi

LUWU TIMUR

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Di Pasar, Personil Polres Luwu Timur Intensifkan Patroli

LUWU TIMUR

Kapolsek Towuti Himbau Guru Agar Pelajar Tidak Lakukan Konvoi Menjelang Penentuan Kelulusan

LUWU TIMUR

Peduli Dampak Covid-19, Polres Luwu Timur dan Bhayangakari Gelar Bakti Sosial

LUWU TIMUR

Perak Sulsel Endus Dana BLT Covid 19 Di Desa Wonorejo Mangkutana Diduga Fiktif Dan Tidak Tepat Sasaran

LUWU TIMUR

Ciptakan Rasa Aman, Polwan Polres Luwu Timur Lakukan Pengamanan Sholat Jumat