Home / WAJO

Selasa, 13 Oktober 2020 - 12:44 WIB

Penggunaan Anggaran Di Duga Tidak Transparan, Rabat Beton di Desa Simpurnia Di Sorot

Pembangunan Rabat Beton di jalan Ternak, Dusun Galodo, Desa Simpursia, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo sulsel, Kondisinya sudah mulai rusak.

Pembangunan Rabat Beton di jalan Ternak, Dusun Galodo, Desa Simpursia, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo sulsel, Kondisinya sudah mulai rusak.

BERITA-ONLINE.COM, WAJO – Pembangunan Rabat Beton di jalan Ternak, Dusun Galodo, Desa Simpursia, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo sulsel, Kondisinya sudah mulai rusak.

Padahal, Rabat beton tersebut baru di Bangun pada tahun 2019 Lalu Menggunakan APBN dana Desa T.A 2019.

Menanggapai Hal tersebut, Ketua LSM Perak Sulsel Adiarsa MJ SE SH mengatakan, berdasarkan temuannya di Lapangan, Rabat beton tersebut di duga di bangun tidak sesuai mutu dan bestek yang di tentukan.

” Kami menduga, mutu rabat tidak sesuai bestek yang ditentukan, karena belum lama selesai di bangun, kondisinya sudah mengalami kerusakan,” Jelasn Adiarsa, selasa (13/10/2020) siang

Adiarsa menambahkan, Dalam waktu dekat ini, Pihaknya akan melaporkan temuan tersebut ke Pihak terkait untuk di tindak Lanjuti,” Tegasnya\

Sementara, Kepala desa Simpursia, Muhammad Husain, saat dikonfirmasi wartawan Melalui sambungan Sellulernya, Selasa (13/10/2020) siang mengatakan, Kerusakan Pada bagian Atas Rabat Beton tersebut, di karenakan karena Minimnya Pengawasan.

” Kerusakan Ini karena Minimnya Pengawasan, semestinya, 20 Hari setelah selesai pekerjaan, baru bisa di lewati oleh Pengendara, jadi kerusakan itu di karenakan pengendara yang terlalu cepat melintas,” Ungkap Kades Simpursia.

Terkair dugaan bahwa mutu rabat tidak sesuai, Kades Simpursia membantah Keras hal tersebut.

” Itu tidak benar, kami sudah bekerja sesuai RAB, cuma Karena pengendara yang terlalu cepat meilntas, sehingga mengalami kerusakan seperti itu,” Tambahnya

Ditanya Terkait Jumlah Anggaran Yang di Gunakan, Kades Simpursia enggan memberikan keterangan, menurutnya, jumlah anggaran yang di gunakan sudah tidak di ingatnya lagi.

” Saya lupa berapa anggaran yang di gunakan,” Singkatnya

Hingga berita ini di turunkan, belum di ketahui persis berapa anggaran yang di gelontorkan, namun LSM perak sulsel menduga bahwa, tidak adanya transparansi anggaran menimbulkan suatu pertanyaan besar.

” jika anggaran tidak transaparan, maka perlu di pertanyakan juga itu, Ada apa tidak di tampilkan anggarannya, ini pertanyaan besar kami juga,” Tutupnya

Laporan : SUFRI

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

WAJO

Sat.Binmas Polres Wajo berbagi masker dan sosialisasi 4M.

WAJO

Bhabinkamtibmas Polsek Sabbangparu Polres Wajo, rutin patroli ,bagi masker dan menghimbau warga yg berkumpul untuk patuhi 3 M , Mencuci tangan Menjaga jarak dan Memakai Masker

WAJO

Tidak Pernah Kehabisan Cara Untuk Sosialisasikan Tertib Berlalulintas, Ini Yang dilakukan Sat Lantas Polres Wajo Usai Sholat Subuh Berjamaah

WAJO

Sengketa Batas Tanah, Ini Cara Bhabinkamtibmas Polsek Penrang Polres Wajo Damaikan Dua Warganya

HUKUM

Diduga Salah Gunakan Dana Desa, Sembilan Kades Di Wajo Resmi Di Laporkan LSM Perak Sulsel Ke Pihak Berwajib

WAJO

Ipda Kardi.T,Sh Hadiri Acara Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Da’arul Mu’minin As’adiyah Doping.

WAJO

Penggalangan Terus di Tingkatkan ,Guna Bangun Sinegritas Dengan Tokoh Masyarakat

WAJO

Polsek Pitumpanua Polres Wajo Sampaikan Himbauan Kepada Warga Binaan