Home / LUWU

Kamis, 8 Oktober 2020 - 21:20 WIB

Telan Anggaran 2,2 Milyar, Pusat Niaga Bajo Nampak Tidak Terurus Dan Mulai Mengalami Kerusakan

BERITA-ONLINE.COM, LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu Melalui Satuan Kerja Dinas Perdagangan, Telah Mengucurkan Dana Sebesar 2,2 Milyar Untuk Proyek Pembangunan Pusat Niaga Bajo yang bersumber Dari APBD T.A 2019.

Namun Proyek Pembangunan Pusat Niaga Bajo menuai beberapa sorotan dari berbagai Pihak, Salah satunya adalah LSM Perak Sulsel.

Ketua LSM Perak Sulsel Adiarsa MJ SE SH kepada wartawan mengatakan, Pihaknya menilainya bahwa pembangunan pasar Niaga Bajo di duga Hanya pemborosan Anggaran dan tidak memiliki asas manfaat.

” Proyek itu sudah selesai pada tahun 2019 lalu, Namun hingga saat ini pasar tersebut belum dapat di fungsikan oleh masyarakat atau pedagang.” Ungkap Adiarsa, Kamis (10/8/2020) sore.

Adiarsa menambahkan, Selain di duga tidak memiliki asas manfaat, pihaknya juga menilai bahwa pembangunan pasar niaga bajo di duga tidak sesuai mutu dan bestek yang di tentukan.

” Kami duga mutu proyek tidak sesuai bestek yang ditentukan, saat kami melakukan investigasi, kami menemukan sejumlah bagian yang mengalami kerusakan,” Tambahnya

Lanjut Adiarsa, Pihaknya menemukan atap platform kondisinya sudah mengalami kerusakan, bagian dinding sebagain sudah mengalami keretakan, dan kondisi pasar sepertinya tidak terurus lagi,” Lanjutnya

” Pihak kami akan terus melakukan investigasi terkait sejumlah proyek pembangunan pasar yang ada di kabupaten Luwu untuk selanjutnya di tindak lanjuti ke pihak terkait,” tegasnya

Sementara itu, PPK Pusat niaga Bajo saat di konfirmasi wartawan melalui sambungan sellulernya, Senin (5/10/2020) lalu mengatakan bahwa, saat ini pihaknya sudah membentuk panitia pembentukan pemindahan pedagang.

” Pekerjaannya sudah selesai tahun 2019 lalu, saat ini kami sudah lakukan pembentukan panitia tugas untuk memindahkan pedagang,” Ungkap Anis ST.

Anis ST menambahkan, pasar niaga bajo belum di fungsikan karena pengaruh Covid 19.” Tambahnya

Ditanya terkait syarat Bagi pedagang untuk menempati pasar niaga Bajo, Anis ST menegaskan bahwa syaratnya sama sekali tidak sulit, semua Los / Tempat di gratiskan bagi para pedagang, namun di utamakan bagi pedagang yang sebelumnya sudah berdagang di pasar tersebut.

” Kami utamakan para pedagang yang sebelumnya telah berjualan di pasar Bajo, Terkait Biaya, itu sama sekali tidak ada, namun setiap hari pasar akan di kenakan biaya retribusi yang telah di tentukan oleh pemerintah setempat.” Ungkapnya

Di singgung terkait dugaan Mutu proyek tidak sesuai hingga sebagian sudah mengalami kerusakan, Anis Membantah keras.

” itu sudah sesuai semua, cuma karena sudah lama selesainya, makanya ada yang nampak rusak,” ungkapnya

Semua yang mengalami kerusakan, kami akan benahi minggu ini,” Tutupnya

Sekedar di ketahui, Proyek Pusat niaga Bajo yang menelan Anggaran 2,2 Milyar di kerjakan oleh CV Karya Mandiri, yang beralamatkan di BTN Hartaco blok J 14 Kota Palopo.

Laporan : SUFRI

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

LUWU

Perampokan Di Rumah Dokter Rumah Sakit Batara Guru Terungkap, Pelakunya di Tangkap Di Samarinda

LUWU

Curi HP, Seorang Pelajar Ditangkap Polisi

LUWU

Beri Dukungan Moral, Kasat Sabhara Polres Luwu Kunjungi Anggotanya Yang Sakit

LUWU

Manjakan Pengguna Jalan, Polantas Luwu Jelajah Malam di Trans Sulawesi

LUWU

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penganiayaan Di Bua

LUWU

Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso Di Mutasi, Ini Penggantinya

HUKUM

Lima Jam Menghirup Udara Bebas, Residivis Kasus Narkoba Diamankan Polres Luwu Bersama Barang Buktinya 21,48 Gram

LUWU

Aparat Polsek Larompong Ringkus Komplotan Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet